SHARE THIS ARTICLE

Meski mayoritas warganya tak beragama Islam, Jepang rupanya cocok untuk wisata Islam. Negara ini juga punya puluhan masjid, dan restoran halal yang semakin banyak.

Hiruk pikuk perempatan Shibuya (Susetyo/detikTravel)
Hiruk pikuk perempatan Shibuya (Susetyo/detikTravel)

Saat ini ada 100.000 warga Muslim di Jepang, 10.000 di antaranya orang Jepang,” tutur Managing Director of Malaysian Halal Corporation Co Ltd Japan, Akmal Abu Hassan saat menjadi pembicara dalam World Islamic Tourism Mart (WITM) di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (24/10/2014).

Mulai menyebarnya restoran halal adalah salah satu alasan turis Muslim untuk liburan ke Jepang. Akmal menjelaskan, sudah mulai banyak restoran dengan label ‘We Serve Halal Food‘ lengkap dengan logo halal.

Beberapa produk juga sudah ada yang bertuliskan ‘We Sell Halal Japanese Products‘,” tambahnya.

Alasan kedua, urusan visa pemilik paspor negara-negara Asia Tenggara juga sudah dipermudah. Warga Indonesia pun kini sudah bisa bebas visa.

Ketiga, Jepang juga punya masjid meski belum banyak. Jumlahnya 58, tersebar di berbagai wilayah,” papar Akmal.

Seiring bertambahnya jumlah wisatawan Muslim dari berbagai belahan dunia, warga Jepang pun mulai mengedukasi diri soal kebiasaan umat Islam.

Ini alasan keempat, kami sekarang sedang mengedukasi warga Jepang untuk mengerti kebutuhan turis Muslim. Mulai dari makanan halal, sampai waktu salat 5 waktu. Hasilnya akan segera terasa,” tutupnya.

Source : travel.detik.com
COMMENT